Salah satu hal yang aku benci dari psikologi –mungkin juga semua ilmu pengetahuan—adalah pengklaiman bahwa mazhab atau aliran tertentulah yang paling benar. Seperti yang beberapa kali aku dengar dan perhatikan dari akademisi psikologi, mereka cenderung untuk mengindentifikasikan diri mereka sendiri sebagai aliran tertentu, contoh, “aku aliran psikoloanalisa, aku tidak cocok dengan aliran behaviorisme atau humanistik.”
This is not about perfect words. It is about honest ones. A reflective writing space for those who think too much, feel deeply, and are learning to make peace with both.