Kata mereka, Tuhan tak boleh dipertanyakan. Lalu, kenapa Tuhan tak langsung kasih mati aku? Kata mereka, Tuhan adalah keabsolutan. Lalu, kenapa Tuhan sering memberiku kemungkinan? Mereka selalu bilang aku kafir, katanya, mempertanyakan berarti tak percaya. Mereka selalu bilang tak seagama itu kafir, katanya, agama mereka yang paling benar. Akulah sang musafir kafir, yang pikirannya selalu bepergian mempertanyakan Tuhan. Akulah sang musafir kafir, yang bangga menggunakan otak dari Tuhannya hingga dipanggil kafir.
This is not about perfect words. It is about honest ones. A reflective writing space for those who think too much, feel deeply, and are learning to make peace with both.